Hanya Ada Kita
Ali Yassin Akillah

Di mana kau sembunyikan luka, Bu?
Sudah bertahun-tahun lamanya Ayah membabat
habis pohon keluarga kita.
Padahal tidak sedikit pun ia merawatnya.
Aku yang memupuknya dan kau yang menyirami
setiap paginya; hanya kita.
Adakah duka itu kau simpan di sela-sela tumpukan baju?
Sebab tidak kutemukan di jelaga mata, sendu suara,
atau guncang pundakmu.
Kau boleh membagi tangis itu berdua, seperti memotong
kue ulang tahunku dua hari lalu.
Dan lupakan saja bagian lelaki itu; hanya ada kita.
Di dahan-bahumu napasku bersandar.
Jemarimu ranting-ranting ajaib yang membelai buah pikiran.
Hari ini aku hanya ingin berteduh di rindang rambutmu.
Sebelum jiwa kita kembali ditebang masa lalu.
Kau pohon kehidupan.
Bionarasi:Â
Ali Yassin Akillah lahir di Jakarta pada 4 Agustus 2004. Seorang mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Muhammadiyah Jakarta. Suka menulis di Medium dan Instagram. Sedang aktif mengerjakan skripsi. Belum lama ini bergabung di komunitas Rabu Pagi. Dapat disapa di akun Instagram @alii.y__
